Anggaran bulanan adalah rencana ke mana setiap rupiah penghasilanmu akan pergi — sebelum uang itu benar-benar keluar. Punya anggaran berarti kamu yang memegang kendali, bukan sebaliknya. Berikut cara membuatnya dari nol, cocok untuk pemula.
Langkah 1: Hitung penghasilan bersih
Mulai dari angka yang benar-benar kamu terima setiap bulan (gaji setelah potongan). Kalau penghasilanmu tidak tetap (freelance), pakai rata-rata 3 bulan terakhir atau ambil angka bulan terendah supaya aman.
Langkah 2: Daftar semua pengeluaran
Kelompokkan jadi dua jenis:
- Tetap — kos/cicilan, langganan, asuransi (nominalnya sama tiap bulan).
- Berubah — makan, transport, belanja, hiburan (naik-turun).
Kalau belum tahu pengeluaranmu sebenarnya berapa, catat dulu sebulan (cara mencatat pengeluaran harian). Anggaran yang dibuat tanpa data hanya angan-angan.
Langkah 3: Sisihkan tabungan lebih dulu
Sebelum membagi ke pengeluaran, tetapkan jumlah tabungan dan perlakukan seperti tagihan wajib. Prinsip "bayar diri sendiri dulu" ini yang membedakan orang yang berhasil menabung dan yang tidak.
Langkah 4: Alokasikan sisanya
Bagikan sisa penghasilan ke kategori pengeluaran. Butuh patokan porsi? Pakai metode 50/30/20 sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan kondisimu.
Contoh anggaran gaji Rp 6.000.000
| Kategori | Anggaran |
|---|---|
| Kos & tagihan | Rp 1.800.000 |
| Makan & minum | Rp 1.500.000 |
| Transport | Rp 600.000 |
| Belanja & kebutuhan | Rp 500.000 |
| Hiburan & jajan | Rp 400.000 |
| Tabungan & investasi | Rp 1.200.000 |
| Total | Rp 6.000.000 |
Mau template kosong yang bisa langsung diisi? Lihat template anggaran bulanan.
Langkah 5: Pantau & sesuaikan
Anggaran bukan dokumen yang dibuat lalu dilupakan. Catat realisasi sepanjang bulan dan bandingkan dengan rencana. Kalau sebuah kategori terus jebol, mungkin angkanya memang kurang realistis — sesuaikan bulan depan.
Cara termudah
Bagian tersulit dari anggaran adalah memantau realisasi tanpa lelah. finlog menghubungkan pencatatan dan anggaran: kamu cukup mencatat transaksi sekali, lalu finlog menjumlahkan per kategori dan memberi peringatan saat mendekati batas. Tidak perlu rumus spreadsheet yang gampang keliru.
Penutup
Membuat anggaran itu sederhana: hitung penghasilan, daftar pengeluaran, sisihkan tabungan dulu, bagi sisanya, lalu pantau. Yang sulit hanya konsistensinya — dan di situlah aplikasi membantu.
Siap membuat anggaran yang benar-benar jalan? Coba finlog — anggaran per kategori yang update otomatis.